Aksi Gila PSK Di Kupang Ini, "Oh.Oh Pake Black Mamba" Sambil Live, Akun Digeruduk Warganet

Aksi Gila PSK Di Kupang Ini, "Oh.Oh Pake Black Mamba" Sambil Live, Akun Digeruduk Warganet




PSK online di Kupang makin hari kian berani. Tidak hanya pake aplikasi Ijo tetapi juga mulai merambat sampai ke X atau Twitter. 

Teranyar, seorang perempuan cantik menjajakan diri dengan cara live sambil "solo" di kamar menggunakan penis palsu. Sungguh aksi terlalu berani dan gila. 

Perempuan dengan akun Saeefaa itu laive selama 5 menit karena diduga kesepakatan dengan beberapa pengikutnya untuk memuaskan hasrat mereka dengan imbalan bayaran mahal. Namun, akun itu kini hilang usai live selesai. 


Bukan hanya kali ini, beberapa waktu lalu juga seorang perempuan di kupang ditangkap polisi karena live telanjang di Tiktok. 




Fenomena "FYP" yang Mengguncang: 

Live Bugil Di TikTok, Cewek Kupang Ditangkap

Di Mana Batas Moralitas Kita? 


Sebuah video viral kembali menjadi 

sorotan, menampilkan perilaku yang merendahkan martabat demi mendapatkan FYP. Dua sisi realitas yang memilukan terlihat jelas: 

aksi nekat di dunia maya dan konsekuensi hukum di dunia nyata. Saat popularitas sesaat lebih berharga daripada kehormatan diri, sudah sejauh mana kita tersesat dalam pusaran media sosial?


NILAI MORAL & REFLEKSI:

Pertanyaannya sederhana: 

Apakah ketenaran layak dibayar dengan mengorbankan nilai luhur dan kesopanan?

Kebebasan berekspresi tidak seharusnya menjadi topeng bagi eksploitasi diri. Postingan ini bukan untuk menghakimi individu, melainkan untuk mengguncang kesadaran kolektif kita sebagai pengguna media sosial.


HARAPAN & SOLUSI:

Mari jadikan ruang digital sebagai tempat untuk:

Berkreasi secara positif

Berbagi inspirasi

Membangun reputasi yang bermartabat, bukan sesaat dan penuh penyesalan

Setiap konten yang kita unggah mencerminkan integritas diri. 


Mari lebih bijak, beretika, dan memilih konten yang mencerdaskan, bukan merusak. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ekosistem media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

Bagaimana pendapat Anda tentang fenomena ini? 


Tuliskan pandangan Anda di kolom komentar dan mari mulai diskusi konstruktif tentang etika dan moral di media sosial.